Kamis, 13 September 2018

Gejala Kolesterol dan Pemeriksaan Laboratorium Kolesterol



Menurut salah seorang staff medis yang berdinas di sebuah Rumah Sakit Swasta di Surabaya, dikatakan bahwa kolesterol merupakan salah satu jenis nutrisi yang diperlukan tubuh untuk memperlancar segala proses biokimia di dalam tubuh, karena sebagian besar kolesterol bermanfaat untuk meningkatkan kinerja kelenjar endokrin tubuh dalam meningkatkan rangsang atau reseptor pembentukan hormon dan enzym. Pada kenyataannya, kolesterol memang sangat diperlukan oleh tubuh ketika dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan, namun kebutuhan kolesterol ini akan menurun seiring dengan pertambahan usia. Oleh karenanya, tindakan penanganan gejala kolesterol dan pemeriksaan laboratorium kolesterol harus dilakukan secara sistemik agar kadar kolesterol tetap dalam batas yang aman ataupun normal sehingga tidak menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan.

Kegunaan dan manfaat
Berikut beberapa kegunaan dan manfaat penanganan gejala kolesterol dan pemeriksaan laboratorium kolesterol sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:
  • Pencegahan. Tindakan pencegahan dengan menghindari konsumsi asupan sumber makanan dengan kadar kolesterol tinggi seperti cumi-cumi, kuning telur puyuh ataupun telur ayam, jerohan unggas ataupun hewan ternak lain seperti jerohan babi dan sapi, harus dihindari apabila hasil pemeriksaan darah di laboratorium mengindikasikan bahwa kadar kolesterol total di atas 240 mg/dl, kadar LDL lebih dari 190 mg/dl, dan kadar trigliserilida di atas 500 mg/dl.
  • Sesekali. Apabila hasil pemeriksaan darah di laboratorium mengindikasikan bahwa kadar kolesterol total berkisar 200-239 mg/dl, kadar LDL berkisar 130-189 mg/dl, dan kadar trigliserilida berkisar 200-499 mg/dl, maka konsumsi asupan makanan tinggi kolesterol boleh dilakukan sesekali, misalnya sebulan sekali dengan porsi sedang.
  • Aman. Ketika pemeriksaan kadar kolesterol dalam darah yang dilakukan oleh laboratorium memberikan hasil kadar kolesterol total kurang dari 200 mg/dl, kadar LDL berkisar kurang dari 100-129 mg/dl, dan kadar trigliserilida kurang dari 150 mg/dl, maka konsumsi makanan kadar kolesterol tinggi bisa dilakukan seminggu sekali.
  • Waspada. Salah satu tindakan yang harus dilakukan dalam penanganan gejala kolesterol dan pemeriksaan laboratorium kolesterol adalah mewaspadai beberapa gejala kolesterol tinggi, seperti merasa mudah lelah, kram atau kesemutan disekitar pundak dan leher belakang serta mata berkunang-kunang ketika kelelahan. Apabila beberapa gejala kolesterol tersebut sudah mulai dirasakan, tindakan menurunkan kadarnya dengan mengurangi asupan makanan kolesterol tinggi, konsumsi statin atau obat-obatan alami lain seperti kunyit, kulit manggis atau rebusan daun sirsak harus segera dilakukan. Mengunjungi ahli terapi akupuntur juga dapat dilakukan sebagai salah satu alternatif pengobatan alamiah.
Demikianlah beberapa kegunaan dan manfaat penanganan gejala kolesterol dan pemeriksaan laboratorium kolesterol yang dapat dilakukan. Akan lebih baik apabila melakukan pola hidup sehat seperti menghidari konsumsi asupan makanan siap saji, menghindari konsumsi rokok dan alkohol serta melakukan olahraga secara rutin minimal 30 menit setiap hari sebagai tindakan pencegahan terjadinya penumpukan kolesterol dalam darah. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Belajar dan Berusaha


Belajar dan Berusaha adalah dua kata yg saling berkaitan. Belajar adalah makna untuk memberikan segala keterkaitan dalam hidup. Sampai manusia itu mati pun, kita harus tetap belajar. Sampai tidak mau pun, ternyata ada ujian yg membuat kita belajar dengan sendirinya.

Berusaha adalah upaya yang diperbuat manusia untuk menyenangkan hidupnya dan memberikan kesejahteraan bagi kebaikan hidup. Dan sesungguhnya berusaha itu pun sama seperti belajar. Ada waktu kita tdk berusaha. tetapi Tuhan memberikan kita ujian melalui apapun yang kita punya dalam hidup. Dan kita harus mau berusaha untuk menyelesaikan setiap masalah yg datang.

Dua kata itu seharusnya dijadikan sebuah motivasi yang baik bagi kita, untuk saling menghargai setiap manusia yang ada di dunia ini, dan jangan dilihat dari cara dia belajar dan berusaha tetapi lihatlah dari cara ia bersikap baik terhadap sesama karena kita pasti akan kembali kepadaNya. Maka Berbuat Baiklah dengan Cara Belajar Dan Berusaha.


Minggu, 09 September 2018

Apakah ASI di Dalam Tubuh Bunda Bisa Basi?


ASI sebagai makanan dan minuman terbaik untuk bayi dapat diberikan kepada bayi, kapan saja, dimana saja, tanpa harus memperhitungkan suhu,sterilitas dan menghitung takarannya seperti halnya susu formula.

Nah saya pernah mendapat nasehat dari teman kantor dimana dia memperoleh info dari orang tuanya bahwa ASI yang diberikan pada bayi harus segar, yang dihasilkan dari ibu yang baru saja makan atau setidaknya tidak tersimpan lebih dari 4 jam di dalam tubuh/payudara Bunda. Jika sudah tersimpan lebih dari 4-8 jam, misalnya ketika kita bekerja seharian, maka ketika kita tiba di rumah ASI harus dibuang/dikeluarkan karena sudah basi. Akhirnya saya mulai browsing di internet dan mencari info ke tenaga kesehatan dan bukan kepada orang tua. Bukannya tidak percaya kepada orang tua, tetapi mungkin mitos berbeda dengan fakta kesehatannya.

Dan hasil saya browsing dan bertanya ke dokter atau bidan adalah bahwa ASI di dalam tubuh selalu terjaga kualitasnya baik dari segi kandungan, suhu dan sterilitasnya serta tidak ada istilah ASI basi di dalam tubuh.

Jika bunda tidak dapat menyusui untuk beberapa waktu, ASI tak perlu dibuang/dikeluarkan dulu sebelum diberikan kepada bayi. Dianjurkan untuk mengeluarkan ASI kurang lebih setiap 2-3 jam sekali agar ASI selalu dapat diproduksi lagi dan tidak terjadi stagnasi, sehingga bayi mendapat ASI dengan komposisi lengkap. Sebagai informasi, ASI yang keluar pada permulaan penyusuan mengandung banyak protein, tetapi kurang lemak sedangkan ASI yang keluar pada akhir penyusuan mengandung sedikit protein, tetapi banyak lemak. Dengan pengosongan payudara dalam jarak waktu tertentu, dapat merangsang pembentukan ASI sehingga tidak terjadi payudara bengkak dan bayi mendapat komposisi ASI yang lengkap.